Buddha at Home
Jaman dahulu kala, tersebutlah seorang pemuda bernama Yang Fu yang berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke Sichuan. Ia berniat menemui Bodhisatva Wuji (yang secara harfiah berarti "tak terbatas" atau "tanpa ikatan/batasan"). Dalam perjalanan ia bertemu seorang rahib tua.
"Anda pergi kemana?" tanya sang rahib. Yang Fu menjawab bahwa ia hendak menuntut ilmu kepada Bodhisatva Wuji
"Mencari Bodhisatva tidak dapat dibandingkan dengan mencari sang Budha," saran sang pendeta tua. Yang Fu sependapat dengan hal ini, karena walau Bodhisatva Wuji seorang yang bijak bestari, sang Budha adalah model pencerahan yang absolut yang tiada duanya bagi pemeluknya.
Yang Fu kemudain bertanya di manakah ia dapat menemukan Budha, dan rahib tua itu mengejutkannya dengan pernyataaan bahwa saat ini sang Budha saat ini berada di rumah yang baru saja ditinggalkannya -- rumah Yang Fu sendiri. Pemuda itu bertanya bagaimana ia bisa mengenali sang Budha. Dan sang rahib pun memiliki jawaban untuk hal ini:
"Ketika pulang ke rumah, engkau akan melihat seorang yang memakai sandal terbalik datang menyambutmu. Ingatlah bahwa itulah sang Budha".
Sesuatu yang berasal dari keyakinan teguh sang rahib tua membuat yang Fu percaya, dan ia buru-buru pulang. Ketika sampai di rumahnya, malam telah larut.
Ibunya telah tertidur, akan tetapi ketika ia mendengar anaknya mengetuk pintu, ia terjaga dengan hati riang. Seperti semua orang tua, ia sungguh khawatir akan keselamatan anaknya dalam menempuh perjalanan yang sangat jauh. Ia bergegas keluar untuk menyambutnya. Ia menyambar selimut dan bukan baju hangatnya, dan dalam kebahagiaannya ia sama sekali tidak sadar bahwa sandalnya dipakai terbalik.
Yang Fu menatap wajah bundanya dan melihat kebahagiaan yang murni di wajahnya. Teringat akan kata-kata sang rahib, ia tercerahkan saat itu juga.
Comment Form under post in blogger/blogspot