08:59

Willpower

posted under by Arciel | Edit This
“..Seorang samurai sejati tidak diturunkan dari garis darah…tetapi dari JIWA. Dia..walaupun tidak memiliki darah samurai tetapi memiliki jiwa samurai…..memiliki kebesaran yang lebih besar dari seorang samurai sekalipun. Dan JIWA hanya bisa dibangkitkan dengan TEKAD dan KEMAUAN… ”
Andaikan anda sejak kecil mengalami cacat fisik, setiap hari anda harus memakai kruk untuk membantu anda berjalan, jangankan untuk berlari…berjalan saja anda susah. Anda punya impian…keinginan….tetapi itu semua dibatasi oleh kondisi fisik anda…
Apa yang akan anda lakukan..? menyerah begitu saja oleh keadaan…..? menyalahkan Sang Pencipta karena merasa diperlakukan tidak adil ? atau anda akan berusaha dengan segenap hati…jiwa…raga… ..meraih apa yang menjadi impian anda….?
Namanya Wilma Rudolph, ia dilahirkan dalam keluarga miskin. Ketika berumur empat tahun ia menderita radang paru – paru disertai radang kronis, separuh badannya lumpuh karena polio. Ia harus menggunakan kruk untuk membantunya melakukan aktivitas sehari – hari. Dokter berkata kepada ibunya bahwa Wilma tidak akan dapat berjalan normal lagi. Ibunya memberi dorongan kepadanya dan berkata bahwa dia dapat melakukan apapun yang diinginkan jika dia yakin.
Wilma Rudolph berkata kepada ibunya “Aku ingin menjadi wanita tercepat di dunia !”. Dengan semangat, keyakinan yang luar biasa bahwa dia dapat mencapai apa yang dia inginkan, pada usia 9 tahun ia mulai latihan berjalan tanpa menggunakan kruk, menentang apa yang dikatakan oleh dokter. Pada usia 13 tahun ia memulai lomba balap lari pertamanya, namun mencapai garis finish di urutan terakhir. Dia mengikuti berbagai lomba balap lari, dan selalu…..ia hanya mampu mencapai garis finish di urutan terakhir.
Tapi…ia tidak mengenal kata menyerah. Tujuan yang ingin ia raih adalah “Menjadi Wanita Tercepat Di Dunia”. Sampai pada suatu hari ia dapat menjadi juara pertama. Pada usia lima belas tahun ia bersekolah di Tennesse State University, dimana dia bertemu dengan seorang pelatih. Wilma Rudolph mengatakan kepadanya “Aku ingin menjadi wanita tercepat dalam cabang olahraga lari di dunia ini ! ”, sang pelatih berkata kepadanya “Dengan semangat membara seperti apa yang kau miliki, tak ada seorangpun yang dapat menghentikanmu” .
Pada olimpiade tahun 1960 Wilma Rudolph, seorang wanita yang tadinya lumpuh, menjadi wanita tercepat di dunia dengan meraih 3 medali emas untuk nomor lari 100 m, 200 m, dan 400 m untuk nomor lari estafet.
Kita jarang menyadari atau bahkan tidak mengetahui bahwa sesungguhnya ada “Raksasa” dalam setiap diri kita. Dan “Raksasa” itu sesungguhnya dapat dibangkitkan kalau saja seorang manusia MAU “membangunkan” apa yang ada didalam dirinya tersebut. Sepertihalnya Wilma Rudolph, kondisi fisiknya yang lumpuh disertai penyakit radang paru – paru kronis…tidak mengalahkan TEKAD yang ada dalam dirinya untuk mencapai TUJUAN yang menjadi impiannya. Tekad dan keyakinan didalam dirinya-lah yang mengalahkan tubuh fisiknya, dan sebagai hasilnya….tubuh fisiknya bergerak….tumbuh… dan berkembang mengikuti keyakinan dan tekadnya, karena tubuh fisik hanya mengikuti JIWA dan jiwa untuk menang hanya bisa dibangkitkan dengan TEKAD dan KEMAUAN untuk menjadi pemenang.
Kalau orang yang dulunya lumpuh saja bisa menjadi orang tercepat di dunia, apa yang bisa saya lakukan terhadap tubuh sempurna saya….?

0 comments

Make A Comment