18:50
Pay It Forward
posted under
by Arciel
|
Edit This
Saat terlintas keraguan apakah mungkin perbuatan baik yang
kecil dan sederhana yang kita lakukan kepada orang lain akan
mampu mempengaruhi kehidupan mereka, mungkin Film "PAY IT FORWARD" bisa menjadi pendorong yang memberikan kita semangat untuk selalu tidak jemu-jemu berbuat baik kepada orang lain.
Kisahnya bercerita tentang seorang anak umur delapan tahun
bernama Trevor yang berpikir jika dia melakukan kebaikan kepada tiga orang disekitarnya, lalu jika ke tiga orang tersebut meneruskan kebaikan yang mereka terima itu dengan
melakukan kepada tiga orang lainnya dan begitu seterusnya,
maka dia yakin bahwa suatu saat nanti dunia ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang saling mengasihi.
Dia menamakan ide tersebut: "PAY IT FORWARD"
Singkat cerita, Trevor memutuskan bahwa tiga orang yang
akan menjadi bahan eksperimen adalah mamanya sendiri (yang menjadi single parent), seorang pemuda gembel yang selalu dilihatnya dipinggir jalan dan seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal.
Percobaan pun dimulai :
Trevor melihat bahwa mamanya yang sangat kesepian, tidak
punya teman untuk berbagi rasa, telah menjadi pecandu minuman
keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan mamanya
dengan cara rajin mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, dia juga mengatur rencana supaya mamanya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor.
Sang mama yang melihat perhatian si anak yang begitu besar
menjadi terharu, saat sang mama mengucapkan terima kasih, Trevor berpesan kepada mamanya
"PAY IT FORWARD, MOM"
Sang mama yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor,
terdorong untuk meneruskan
kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi ke rumah
ibunya (nenek si Trevor), hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak pernah bertegur sapa, kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor
mengucapkan terima kasih, si anak berpesan :"PAY IT FORWARD, MOM"
Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya mau
memaafkan dan menerima dirinya kembali,
meneruskan kebaikan tersebut dengan menolong seorang
pemuda yang sedang ketakutan karena dikejar segerombolan orang
untuk bersembunyi di mobil si nenek, ketika para pengejarnya
sudah pergi, si pemuda mengucapkan terima kasih, si nenek berpesan : "PAY IT FORWARD, SON".
Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek, terdorong
meneruskan kebaikan
tersebut dengan memberikan nomor antriannya di rumah sakit
kepada seorang gadis
kecil yang sakit parah untuk lebih dulu mendapatkan
perawatan, ayah si gadis
kecil begitu berterima kasih kepada si pemuda ini, si
pemuda berpesan kepada ayah si gadis kecil : "PAY IT FORWARD, SIR"
Ayah si gadis kecil yang terkesan dengan kebaikan si
pemuda, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan
mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya terkena
kecelakaan pada saat
sedang meliput suatu acara, saat si wartawan berterima
kasih, ayah si gadis berpesan: "PAY IT FORWARD"
Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap kebaikan ayah
si gadis, bertekad untuk mencari tau dari mana asal muasalnya
istilah "PAY IT FORWARD" tersebut, jiwa
kewartawanannya mengajak dia untuk
menelusuri mundur untuk mencari informasi mulai dari ayah
si gadis, pemuda yang
memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang memberikan
tempat persembunyian,
putri si nenek yang mengampuni, sampai kepada si Trevor
yang mempunyai ide tersebut.
Terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Trevor, Si wartawan
mengatur agar Trevor
bisa tampil di Televisi supaya banyak
orang yang tergugah dengan apa yang telah
dilakukan oleh anak kecil ini. Saat
kesempatan untuk tampil di Televisi terlaksana, Trevor
mengajak semua pemirsa yang sedang melihat acara tersebut untuk BERSEDIA MEMULAI DARI DIRI MEREKA SENDIRI UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG-ORANG DISEKITAR MEREKA agar dunia ini menjadi dunia yang penuh kasih.
Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk pisau saat
akan menolong teman sekolahnya yang selalu diganggu oleh para berandalan,selesai penguburan Trevor,
betapa terkejutnya sang Mama melihat ribuan orang tidak
henti-hentinya datang dan berkumpul di halaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin
tanda ikut berduka cita terhadap kematian Trevor. Trevor
sendiripun sampai akhir
hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan
kepada banyak orang hanya dengan
melakukan kebaikan penuh kasih kepada orang lain.
Mungkinkah saat kita terkagum-kagum menikmati kebaikan
Tuhan didalam hidup kita,
dan kita bertanya-tanya kepada Tuhan
bagaimana cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih
kepadaNya, jawaban Tuhan hanya sesederhana ini:
"PAY IT FORWARD to OTHERS around YOU (Teruskanlah itu kepada orang lain yang ada disekitarmu)"
Kata Bijak Hari Ini.
Keharuman bunga tak dapat tersebar melawan arah hembusan angin, begitu juga harumnya kayu cendana, bunga tagara dan melati. Tetapi
harumnya kebajikan dapat
melawan arah hembusan angin. Keharuman nama orang yang
bajik akan menyebar segenap penjuru.
kecil dan sederhana yang kita lakukan kepada orang lain akan
mampu mempengaruhi kehidupan mereka, mungkin Film "PAY IT FORWARD" bisa menjadi pendorong yang memberikan kita semangat untuk selalu tidak jemu-jemu berbuat baik kepada orang lain.
Kisahnya bercerita tentang seorang anak umur delapan tahun
bernama Trevor yang berpikir jika dia melakukan kebaikan kepada tiga orang disekitarnya, lalu jika ke tiga orang tersebut meneruskan kebaikan yang mereka terima itu dengan
melakukan kepada tiga orang lainnya dan begitu seterusnya,
maka dia yakin bahwa suatu saat nanti dunia ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang saling mengasihi.
Dia menamakan ide tersebut: "PAY IT FORWARD"
Singkat cerita, Trevor memutuskan bahwa tiga orang yang
akan menjadi bahan eksperimen adalah mamanya sendiri (yang menjadi single parent), seorang pemuda gembel yang selalu dilihatnya dipinggir jalan dan seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal.
Percobaan pun dimulai :
Trevor melihat bahwa mamanya yang sangat kesepian, tidak
punya teman untuk berbagi rasa, telah menjadi pecandu minuman
keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan mamanya
dengan cara rajin mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, dia juga mengatur rencana supaya mamanya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor.
Sang mama yang melihat perhatian si anak yang begitu besar
menjadi terharu, saat sang mama mengucapkan terima kasih, Trevor berpesan kepada mamanya
"PAY IT FORWARD, MOM"
Sang mama yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor,
terdorong untuk meneruskan
kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi ke rumah
ibunya (nenek si Trevor), hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak pernah bertegur sapa, kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor
mengucapkan terima kasih, si anak berpesan :"PAY IT FORWARD, MOM"
Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya mau
memaafkan dan menerima dirinya kembali,
meneruskan kebaikan tersebut dengan menolong seorang
pemuda yang sedang ketakutan karena dikejar segerombolan orang
untuk bersembunyi di mobil si nenek, ketika para pengejarnya
sudah pergi, si pemuda mengucapkan terima kasih, si nenek berpesan : "PAY IT FORWARD, SON".
Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek, terdorong
meneruskan kebaikan
tersebut dengan memberikan nomor antriannya di rumah sakit
kepada seorang gadis
kecil yang sakit parah untuk lebih dulu mendapatkan
perawatan, ayah si gadis
kecil begitu berterima kasih kepada si pemuda ini, si
pemuda berpesan kepada ayah si gadis kecil : "PAY IT FORWARD, SIR"
Ayah si gadis kecil yang terkesan dengan kebaikan si
pemuda, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan
mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya terkena
kecelakaan pada saat
sedang meliput suatu acara, saat si wartawan berterima
kasih, ayah si gadis berpesan: "PAY IT FORWARD"
Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap kebaikan ayah
si gadis, bertekad untuk mencari tau dari mana asal muasalnya
istilah "PAY IT FORWARD" tersebut, jiwa
kewartawanannya mengajak dia untuk
menelusuri mundur untuk mencari informasi mulai dari ayah
si gadis, pemuda yang
memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang memberikan
tempat persembunyian,
putri si nenek yang mengampuni, sampai kepada si Trevor
yang mempunyai ide tersebut.
Terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Trevor, Si wartawan
mengatur agar Trevor
bisa tampil di Televisi supaya banyak
orang yang tergugah dengan apa yang telah
dilakukan oleh anak kecil ini. Saat
kesempatan untuk tampil di Televisi terlaksana, Trevor
mengajak semua pemirsa yang sedang melihat acara tersebut untuk BERSEDIA MEMULAI DARI DIRI MEREKA SENDIRI UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG-ORANG DISEKITAR MEREKA agar dunia ini menjadi dunia yang penuh kasih.
Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk pisau saat
akan menolong teman sekolahnya yang selalu diganggu oleh para berandalan,selesai penguburan Trevor,
betapa terkejutnya sang Mama melihat ribuan orang tidak
henti-hentinya datang dan berkumpul di halaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin
tanda ikut berduka cita terhadap kematian Trevor. Trevor
sendiripun sampai akhir
hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan
kepada banyak orang hanya dengan
melakukan kebaikan penuh kasih kepada orang lain.
Mungkinkah saat kita terkagum-kagum menikmati kebaikan
Tuhan didalam hidup kita,
dan kita bertanya-tanya kepada Tuhan
bagaimana cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih
kepadaNya, jawaban Tuhan hanya sesederhana ini:
"PAY IT FORWARD to OTHERS around YOU (Teruskanlah itu kepada orang lain yang ada disekitarmu)"
Kata Bijak Hari Ini.
Keharuman bunga tak dapat tersebar melawan arah hembusan angin, begitu juga harumnya kayu cendana, bunga tagara dan melati. Tetapi
harumnya kebajikan dapat
melawan arah hembusan angin. Keharuman nama orang yang
bajik akan menyebar segenap penjuru.
Comment Form under post in blogger/blogspot