19:31
Live the Life
posted under
by Arciel
|
Edit This
"Hiduplah dengan penuh semangat". Kata yang terlihat sederhana tetapi betapa hebatnya arti dalam kata-kata tersebut yang tidak kita sadari sebelumnya. Pesan itu adalah bahwa untuk mengejar cita-cita dan berani bermimpi__satu hal yang orang lain tidak perlu melihatnya, cukup kita sendiri. Itulah kata-kata yang di ucapkan Chris Gardner dalam bukunya yang berjudul Pursuit of The Happyness.
Berpikir tentang kata-kata tersebut, saya berani jamin kalau setiap orang pernah merasa lelah dalam mejalani hari dan segala aktivitasnya. Kita berusaha untuk mencapai hasil yang kita inginkan, kita mengejar yang terbaik untuk kita pribadi, kita lakukan yang terbaik; tapi seringkali jalan terasa panjang, hasil yang tidak cukup baik, bahkan kegagalan, dan hal-hal lain yang menyebalkan.
Hal-hal itukah yang sering kamu alami dalam membangun hubungan, pekerjaan, kuliah, mengejar cita-cita dan impian kamu? Terasa memikul beban yang berat, jalan yang terlihat amat jauh, pandangan menjadi kabur, dan apa yang kita kejar menjadi kabur... Ketika situasi seperti itu terjadi, di saat seperti itulah kita harus ingat pada tujuan akhir kita. Pada harapan kita. Ketika kita telah kehilangan semuanya, satu-satunya hal yang membuat kita bertahan adalah pengharapan kita.
Christopher Morley berkata "Hanya ada satu sukses__mampu menjalani kehidupan anda dengan cara anda sendiri." Kata tersebut mungkin adalah jawaban yang cocok ketika kita merasa ragu pada langkah yang kita ambil. Tidak perduli apa yang orang lain nilai atas apa yang selama ini kita tekuni atau jalani. Kitalah yang menentukan arah masa depan kita, bukan orang lain. Keluarga atau kerabat mungkin mengetahui apa yang terbaik untuk kita miliki bagi masa depan kita, tetapi kitalah yang paling mengetahui apa yang terbaik untuk masa depan dengan kemampuan dan minat dalam diri kita.
Kadang pikiran tentang apakah kita akan berhasil dan sukses dalam membina hubungan, karier dan hubungan sosial mungkin menghantui kita, apakah langkah yang kita jalani sekarang adalah tepat, ataukah terlalu terburu-buru atau bahkan kita belum mengambil keputusan apa pun. Kamu harus yakin bahwa yang kamu lakukan adalah tepat, jangan berhenti oleh satu dua hal.
Jadi, kita seperti berada dalam perjalanan di mana kita ingin segera mengakhirinya dan
mencapai tempat tujuan yang kita harapkan. Kuliah, pekerjaan, impian, hubungan kita
dengan seseorang, atau yang lainnya. Dan ketika kita sedang menjalani jalan tersebut tentu
kita terkadang merasa lelah, dikecewakan, direndahkan, diragukan, dan bahkan menemui
yang namanya kegagalan. Untuk itu, kita memerlukan multivitamin untuk menolong kita agar
tetap bisa meneruskan perjalanan kita, yaitu semangat dan harapan.
Rahasia agar multivitamin itu dapat bekerja adalah bahwa kita harus selalu berpikir positif, jangan pesimis!! Jangan pernah mencoba untuk berhenti dan berbalik arah. Fokus adalah intinya. Gagal adalah batu yang harus kita pindahkan dari jalan agar kita bisa meneruskan perjalanan kita.
Batu akan selalu ada, entah itu kecil, sedang, ataupun besar. Yang harus kita ketahui
adalah sebelum kita bisa melenggang leluasa maka kita perlu mengangkat batu tersebut, dan
istilah mengangkat batu adalah kita perlu bersentuhan dengan kegagalan, kita rasakan
kasarnya, kotornya, atau beratnya batu yang sedang kita angkat tersebut, lalu kita belajar
mengayunkan dan melempar batu tersebut kearah yang untuk selanjutnya tentu saja tidak
kembali akan menghalangi jalan kita. Ketika batu tersebut terangkat, kita tidak hanya merasa
lega dan senang tapi juga kita tahu apa yang disebut gagal tersebut dan kita pernah
merasakan berkutat dengannya.
Jika berusaha satu kali gagal, maka berpikirlah bahwa yang selanjutnya akan berhasil, satu kali lagi dan satu kali lagi hingga kita berhasil mencapai apa yang kita inginkan.
Jika muncul pertanyaan, mengapa kita harus memetakan pikiran seperti itu? Kenapa tidak mencari jalan yang lebih mudah? Maka hanya ada satu alasan, yaitu bahwa kita yang menciptakan kesuksesan kita sendiri, bahwa kebahagian yang pada akhirnya kita rasakan adalah hasil dari usaha kita saat ini. Kitalah pemeran utamanya!.
Jadi? Kejar terus apa yang kita yakini benar karena selalu ada peluang. Jika pintu satu tertutup masih ada pintu lain yang akan terbuka. Tuhan-lah yang mengocok kartu tapi bagaimana cara memainkannya itu terserah kita. Satu hal terakhir adalah bahwa perlunya untuk memotivasi diri sendiri. Tidak akan ada gunanya jika ketika kita tersesat di jalan dan mulai menyalahkan diri sendiri, "Bodoh, kenapa memilih jalan ini? Aku memang tidak pernah bisa memilih jalan sendiri karena aku tidak berguna", dan sebagainya.
Kapanpun kamu merasa rendah, jadilah sahabat baik bagi diri kamu sendiri karena sampai sekarang kita hidup dengan cara terbaik yang kita tahu. Seperti orang lain, kamu pernah melakukan hal bodoh. Termasuk tokoh-tokoh besar dunia. Tak ada yang ingin mengacaukan hidup mereka sendiri!
Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat menenangkan diri, merancang ulang kembali rencana dan memulai lagi dari awal sambil terus membawa pengharapan kita. Lakukan yang terbaik, tapi jangan memaksakan diri. Saya selalu meyakini bahwa akan selalu ada orang yang datang untuk menolong kita menggeser batu yang lebih berat dari bobot kita.
"Hidup tak mensyaratkan bahwa kita harus menjadi yang terbaik__hanya bahwa kita harus berupaya sebaik mungkin"__H,Jackson Brown Jr.
Berpikir tentang kata-kata tersebut, saya berani jamin kalau setiap orang pernah merasa lelah dalam mejalani hari dan segala aktivitasnya. Kita berusaha untuk mencapai hasil yang kita inginkan, kita mengejar yang terbaik untuk kita pribadi, kita lakukan yang terbaik; tapi seringkali jalan terasa panjang, hasil yang tidak cukup baik, bahkan kegagalan, dan hal-hal lain yang menyebalkan.
Hal-hal itukah yang sering kamu alami dalam membangun hubungan, pekerjaan, kuliah, mengejar cita-cita dan impian kamu? Terasa memikul beban yang berat, jalan yang terlihat amat jauh, pandangan menjadi kabur, dan apa yang kita kejar menjadi kabur... Ketika situasi seperti itu terjadi, di saat seperti itulah kita harus ingat pada tujuan akhir kita. Pada harapan kita. Ketika kita telah kehilangan semuanya, satu-satunya hal yang membuat kita bertahan adalah pengharapan kita.
Christopher Morley berkata "Hanya ada satu sukses__mampu menjalani kehidupan anda dengan cara anda sendiri." Kata tersebut mungkin adalah jawaban yang cocok ketika kita merasa ragu pada langkah yang kita ambil. Tidak perduli apa yang orang lain nilai atas apa yang selama ini kita tekuni atau jalani. Kitalah yang menentukan arah masa depan kita, bukan orang lain. Keluarga atau kerabat mungkin mengetahui apa yang terbaik untuk kita miliki bagi masa depan kita, tetapi kitalah yang paling mengetahui apa yang terbaik untuk masa depan dengan kemampuan dan minat dalam diri kita.
Kadang pikiran tentang apakah kita akan berhasil dan sukses dalam membina hubungan, karier dan hubungan sosial mungkin menghantui kita, apakah langkah yang kita jalani sekarang adalah tepat, ataukah terlalu terburu-buru atau bahkan kita belum mengambil keputusan apa pun. Kamu harus yakin bahwa yang kamu lakukan adalah tepat, jangan berhenti oleh satu dua hal.
Jadi, kita seperti berada dalam perjalanan di mana kita ingin segera mengakhirinya dan
mencapai tempat tujuan yang kita harapkan. Kuliah, pekerjaan, impian, hubungan kita
dengan seseorang, atau yang lainnya. Dan ketika kita sedang menjalani jalan tersebut tentu
kita terkadang merasa lelah, dikecewakan, direndahkan, diragukan, dan bahkan menemui
yang namanya kegagalan. Untuk itu, kita memerlukan multivitamin untuk menolong kita agar
tetap bisa meneruskan perjalanan kita, yaitu semangat dan harapan.
Rahasia agar multivitamin itu dapat bekerja adalah bahwa kita harus selalu berpikir positif, jangan pesimis!! Jangan pernah mencoba untuk berhenti dan berbalik arah. Fokus adalah intinya. Gagal adalah batu yang harus kita pindahkan dari jalan agar kita bisa meneruskan perjalanan kita.
Batu akan selalu ada, entah itu kecil, sedang, ataupun besar. Yang harus kita ketahui
adalah sebelum kita bisa melenggang leluasa maka kita perlu mengangkat batu tersebut, dan
istilah mengangkat batu adalah kita perlu bersentuhan dengan kegagalan, kita rasakan
kasarnya, kotornya, atau beratnya batu yang sedang kita angkat tersebut, lalu kita belajar
mengayunkan dan melempar batu tersebut kearah yang untuk selanjutnya tentu saja tidak
kembali akan menghalangi jalan kita. Ketika batu tersebut terangkat, kita tidak hanya merasa
lega dan senang tapi juga kita tahu apa yang disebut gagal tersebut dan kita pernah
merasakan berkutat dengannya.
Jika berusaha satu kali gagal, maka berpikirlah bahwa yang selanjutnya akan berhasil, satu kali lagi dan satu kali lagi hingga kita berhasil mencapai apa yang kita inginkan.
Jika muncul pertanyaan, mengapa kita harus memetakan pikiran seperti itu? Kenapa tidak mencari jalan yang lebih mudah? Maka hanya ada satu alasan, yaitu bahwa kita yang menciptakan kesuksesan kita sendiri, bahwa kebahagian yang pada akhirnya kita rasakan adalah hasil dari usaha kita saat ini. Kitalah pemeran utamanya!.
Jadi? Kejar terus apa yang kita yakini benar karena selalu ada peluang. Jika pintu satu tertutup masih ada pintu lain yang akan terbuka. Tuhan-lah yang mengocok kartu tapi bagaimana cara memainkannya itu terserah kita. Satu hal terakhir adalah bahwa perlunya untuk memotivasi diri sendiri. Tidak akan ada gunanya jika ketika kita tersesat di jalan dan mulai menyalahkan diri sendiri, "Bodoh, kenapa memilih jalan ini? Aku memang tidak pernah bisa memilih jalan sendiri karena aku tidak berguna", dan sebagainya.
Kapanpun kamu merasa rendah, jadilah sahabat baik bagi diri kamu sendiri karena sampai sekarang kita hidup dengan cara terbaik yang kita tahu. Seperti orang lain, kamu pernah melakukan hal bodoh. Termasuk tokoh-tokoh besar dunia. Tak ada yang ingin mengacaukan hidup mereka sendiri!
Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat menenangkan diri, merancang ulang kembali rencana dan memulai lagi dari awal sambil terus membawa pengharapan kita. Lakukan yang terbaik, tapi jangan memaksakan diri. Saya selalu meyakini bahwa akan selalu ada orang yang datang untuk menolong kita menggeser batu yang lebih berat dari bobot kita.
"Hidup tak mensyaratkan bahwa kita harus menjadi yang terbaik__hanya bahwa kita harus berupaya sebaik mungkin"__H,Jackson Brown Jr.
Comment Form under post in blogger/blogspot